Tampilkan postingan dengan label Bahasa Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bahasa Indonesia. Tampilkan semua postingan

Jumat, 11 Maret 2011

Bahasa Indonesia|DAMPAK FACEBOOK BAGI KALANGAN PELAJAR

,
DAMPAK FACEBOOK BAGI KALANGAN PELAJAR

BAB I
PENDAHULUAN

A.           Latar Belakang Masalah
Facebook mungkin sudah tidak asing lagi bagi sebagian besar orang. Facebook adalah salah satu situs jejaring sosial yang sangat digemari masyarakat saat ini. Mulai dari anak - anak sampai orang tua, siswa sampai mahasiswa, tukang bakso sampai direktur utama, pedangang kecil sampai pengusaha, dan sebagainya. Di Indonesia jumlah pengguna facebook per 31 maret 2010 telah mencapai 20,775,320 orang.
Dan sudah sewajarnya, setiap teknologi baru, apapun bentuknya, pasti mempunyai dampak positif dan negatif. Begitu juga dengan facebook. Bagi pelajar, facebook cenderung lebih banyak memberikan dampak yang negatif. Dampak negatif facebook bagi pelajar yang paling sering terjadi adalah timbulnya kemalasan belajar yang berujung pada penurunan prestasi belajar. Coba saja bandingkan lama waktu seorang pelajar saat membuka buku dengan lama waktu saat membuka facebook. Bahkan saat belajar pun selalu menyempatkan diri hanya untuk sekedar mengupdate status atau menulis beberapa patah kata facebook temannya, akibatnya konsentrasi dalam belajar terganggu dan materi pelajaran yang sedang dipelajari pun tidak akan dipahami secara maksimal.
Banyak berita yang memuat tentang permasalahan pelajar yang timbul hanya gara-gara facebook, mulai perkelahian, bahkan sampai penculikan. Contohnya kisah seorang pelajar di Bandung yang diculik oleh orang yang dikenalnya lewat facebook dan perkelahian antara pelajar dan orang tua yang terjadi di Makassar, Sulawesi Selatan, yang timbul hanya karena facebook.

B.            Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas, dapat dirumuskan permasalahan sebagai berikut.
1.             Bagaimana dampak penggunaan facebook yang berlebihan bagi kalangan pelajar ?
2.             Bagaimana pengendalian bagi para pengguna facebook khususnya kalangan pelajar agar tidak berlebihan dalam menggunakan facebook ?

C.           Tujuan
Sesuai dengan permasalahan di atas, tujuan yang dicapai dalam penelitian ini adalah:
1.             Mendeskripsikan dampak facebook bagi pelajar.
2.             Mendeskripsikan pengendalian penggunaan facebook agar tidak berlebihan khususnya bagi kalangan pelajar.






1
 
 



D.          
2
 
Manfaat
Penelitian ini memiliki manfaat sebagai berikut.
1.             Bagi pengguna facebook, penelitian ini dapat dijadikan sarana untuk mengetahui dampak dari penggunaan facebook.
2.             Bagi pengguna facebook, penelitian ini dapat digunakan sebagai alternatif dalam pengendalian penggunaan facebook agar tidak berlebihan.






































BAB II
LANDASAN TEORI

A.           Hakikat Jejaring Sosial facebook
Facebook adalah sebuah situs web jejaring sosial populer yang diluncurkan pada 4 Februari 2004. Facebook didirikan oleh Mark Zuckerberg, seorang mahasiswa Harvard kelahiran 14 Mei 1984 dan mantan murid Ardsley High School.

B.            Sejarah Facebook
Pada awalnya, situs web jejaring sosial ini, keanggotaannya masih dibatasi untuk mahasiswa dari Harvard College. Dalam dua bulan selanjutnya, keanggotaannya diperluas ke sekolah lain di wilayah Boston, Rochester, Stanford, NYU, Northwestern, dan semua sekolah yang termasuk dalam Ivy League. Banyak perguruan tinggi lain yang selanjutnya ditambahkan berturut-turut dalam kurun waktu satu tahun setelah peluncurannya. Akhirnya, orang-orang yang memiliki alamat surat-e suatu universitas (seperti: .edu, .ac, .uk, dll) dari seluruh dunia dapat juga bergabung dengan situs jejaring sosial ini.
Selanjutnya dikembangkan pula jaringan untuk sekolah-sekolah tingkat atas dan beberapa perusahaan besar. Sejak 11 September 2006, orang dengan alamat surat-e apa pun dapat mendaftar di Facebook.  Pengguna dapat memilih untuk bergabung dengan satu atau lebih jaringan yang tersedia, seperti berdasarkan sekolah, tempat kerja, atau wilayah geografis.
Hingga Juli 2007, facebook memiliki jumlah pengguna terdaftar paling besar di antara situs-situs yang berfokus pada sekolah dengan lebih dari 34 juta anggota aktif yang dimilikinya dari seluruh dunia. Dari September 2006 hingga September 2007, peringkatnya naik dari posisi ke-60 ke posisi ke-7 situs paling banyak dikunjungi, dan merupakan situs nomor satu untuk foto di Amerika Serikat mengungguli situs publik lain seperti Flickr, dengan 8,5 juta foto dimuat setiap harinya.

C.           Dampak Penggunaan Facebook
Sudah sewajarnya, setiap teknologi baru, apapun bentuknya, pasti mempunyai dampak positif dan negatif. Begitu juga dengan facebook.
·         Dampak positifnya antara lain:
1. Mempererat silaturahmi
2. Mengetahui potensi diri
3. Media promosi
4. Sarana diskusi
5. Tempat curhat







3
 
 



·        
4
 
Dampak negatifnya antara lain:
1. Lebih banyak waktu kita yang terbuang sia - sia untuk hal yang kurang bermanfaat
2. Menghabiskan uang
3. Malas belajar, mengerjakan tugas atau pekerjaan yang seharusnya kita kerjakan.
4. Memicu terjadinya pergaulan bebas tanpa batas.
5. Penurunan produktifitas dalam bekerja.
6. Berkurangnya silaturahmi di dunia nyata.
7. Menjadi faktor resiko penyakit degeneratif, seperti jantung, kanker, stroke. Karena kurang geraknya anggota tubuh.
8. Beresiko terjadinya beberapa penyakit fisik karena terlalu lama duduk dan memegang mouse. Seperti sakit punggung, nyeri sendi.
9. Anda juga kekurangan waktu tidur.
































BAB III
METODE PENELITIAN

A.           Tempat dan Waktu Penelitian
Penelitian dilakasanakan di SMAN 01 Singkawang pada tanggal 14-15 Januari 2011.

B.            Subjek penelitian
Subjek penelitian adalah siswa-siswi di SMAN 01 Singkawang sebanyak 100 siswa sebagai sampelnya.

C.           Instrumen Penelitian
Instrumen penelitian berupa sejumlah angket yang berisi beberapa pertanyaan mengenai facebook.

D.           Prosedur Penelitian
Prosedur penelitian menggunakan langkah-langkah sebagai berikut :
1.             Membuat angket yang berisi pertanyaan-pertanyaan mengenai facebook, sebanyak 100 lembar.
2.             Menyebarkan angket ke beberapa kelas sebagai sampelnya.
3.             Menerima kembali angket yang telah diisi oleh sejumlah responden.
4.             Menghitung atau mendata angket-angket yang telah diisi oleh responden.























5
 
 



BAB IV
HASIL PENELITIAN

Dari survey yang kami lakukan terhadap siswa-siswi SMAN 1 SINGKAWANG, 84% dari 100 siswa mempunyai facebook dan 16% siswa tidak memiliki facebook.
Dari 84% siswa yang memiliki facebook, 21% siswa mengaktifkan facebook dalam waktu yang relatif sering, dengan alasan facebook merupakan sarana komunikasi yang mengasyikkan dan mudah mendapatkan informasi. Sedangkan 63% siswa yang mengaktifkan facebook dalam waktu yang relatif jarang, dengan alasan tugas sekolah yang harus diselesaikan dan jadwal les yang padat. Dan 16% siswa yang tidak memiliki facebook, beralasan tidak memiliki facebook karena facebook hanya membuang-buang waktu dan menurut mereka kurang bermanfaat.








6
 
 


BAB V
PENUTUP

A.           Simpulan
Berdasarkan permasalahan dan hasil penelitian di atas, dapat disimpulkan sebagai berikut.
1.             Dari 100 siswa SMA Negeri 1 Singkawang sebagai sampelnya, diperoleh 84 siswa memiliki facebook dan 16 siswa diantaranya tidak memiliki facebook.
2.             Dari 84 siswa yang memiliki facebook, 21 siswa mengaktifkan facebook dalam waktu yang relatif sering. Dan 63 siswa mengaktifkan facebook dalam waktu yang relatif jarang.
3.             Dari survei yang telah dilakukan, facebook memiliki dampak positif bagi kalangan pelajar salah satunya adalah sebagai sarana diskusi. Sedangkan dampak negatif dari pengguanaan facebook, salah satunya adalah timbulnya kemalasan belajar yang berujung pada penurunan prestasi belajar.
4.             Dari pembahasan diatas, dampak negative facebook bagi kalangan pelajar lebih banyak dari pada dampak positifnya.


B.            Saran
Berikut ini sedikit tips yang bisa dilakukan agar kita tidak kecanduan facebook :
1.       Isi waktu luang untuk hal - hal yang bermanfaat.
Membaca buku, olah raga, atau melakukan hal - hal bermanfaat lainnya.
2.       Buat jadwal tersendiri untuk menggunakan facebook.
3.       Sadari bahwa kita hidup di dunia nyata, bukan dunia maya.
Agar tidak timbul rasa malas untuk bersosialisasi dengan orang di sekitar kita, dengan dunia yang nyata, dan itu lebih penting daripada sekedar bersosialisai dengan lewat facebook yang kadang-kadang kita sendiri tidak tahu sedang berteman dengan siapa.
4.       Kalau kamu biasa mengakses facebook dengan handphone, kamu bisa uninstall aplikasi yang biasa dipakai untuk facebookan. Kamu juga bisa mengganti operator selulermu dengan operator yang mengenakan tarif mahal untuk akses internetnya.
5.       Konsisten dengan usaha yang dilakukan
Tentu sikap ini harus kita miliki, apalagi buat yang sudah benar-benar kecanduan berat sama facebook
.




7
 
 





                                                                                                                              


8
 
Daftar Pustaka

http://mmadjie.blogspot.com/2010/04/tips-agar-tidak-kecanduan-facebook.html


Selengkapnya →

Sabtu, 26 Februari 2011

Minat Belajar

,
KATA PENGANTAR

            Puji syukur kehadirat Tuhan YME karena atas rahmat dan hidayah-Nyalah kami selaku penulis dapat menyelesaikan laporan Bahasa Indonesia yang berjudul “5 besar mata pelajaran yang paling digemari siswa dan siswi kelas x sma negeri 1 singkawang tahun 2010 / 2011” tepat pada waktunya. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Guru Pembimbing Ibu Paulina Eka, S.Pd yang telah membimbing dalam pelajaran Bahasa Indonesia . Kami berharap dengan adanya laporan Bahasa Indonesia ini dapat membantu kita dalam lebih memahami pelajaran Bahasa Indonesia khususnya “Diskusi”.
            Adapun masih terdapat banyak kekurangan yang terdapat dalam laporan ini. Maka dari itu, kami berharap partisipasi anda dalam menyunting laporan ini demi kesempurnaan laporan ini
            Atas partisipasinya kami ucapkan Terima Kasih.



Singkawang,  22 Februari 2011




Penulis









DAFTAR ISI

Kata Pengantar……………………………………………………………………1
Daftar Isi………………………………………………………………………….2
BAB I Pendahuluan
  1. Latar Belakang……………………………………………………………3
  2. Perumusan Masalah……………………………………………………….3
BAB II
Landasan Teori…………………………………………………………………....4
BAB III Proses Penelitian
  1. Lokasi Penelitian…………………………………………………………..8
  2. Cara Pengambilan Data…………………………………………………....8
  3. Cara Menganilisis Data……………………………………………………8
BAB IV Hasil Penelitian
  1. Hasil Observasi……………………………………………………………9
  2. Hasil Angket……………………………………………………………..10
  3. Analisis Data……………………………………………………………..10
BAB V Pembahasan
  1. Hasil Observasi…………………………………………………………..11
  2. Hasil Angket…………………………………………………………………...11
BAB VI Simpulan dan Saran
  1. Simpulan…………………………………………………………………12
  2. Saran……………………………………………………………………..12







5 BESAR MATA PELAJARAN YANG PALING DIGEMARI SISWA DAN SISWI KELAS X SMA NEGERI 1 SINGKAWANG TAHUN 2010 / 2011
Oleh Dian Apriyani, Hani Listhya. F, Resa Dhuha,S , Safri Adam

BAB 1
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Peranan pendidikan dalam kemajuan suatu bangsa adalah sangat besar, pendidikan yang baik akan menghasilkan lulusan – lulusan bermutu tinggi sehingga dapat memajukan bangsa dalam berbagai hal, terutama dalam mengikuti perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) maju dan sangat pesat ini membutuhkan peranan generasi muda berkependidikan juga bermutu. Oleh karena itu untuk mewujudkan hal  tersebut maka diperlukan kerja sama yang baik dari semua komponen – komponen pendidikan.
Mata pelajaran disetiap sekolah tidak selalu sama pasti memiliki sedikit perbedaan. Hal ini tergantung kebijakan dari masing-masing sekolah. Setiap siswa maupun siswi mempunyai pelajaran yang digemari mapun pelajaran yang tidak digemari dengan alasan tertentu.
Adapun terdapat beberapa mata pelajaran yang digemari oleh siswa dan siswi kelas X SMA Negeri 1 Singkawang. Baik mata pelajaran pokok maupun mata pelajaran yang terdapat di SMA Negeri 1 Singkawang.

B.     Perumusan Masalah
1.      Mata pelajaran apa saja yang paling digemari oleh siswa dan siswi kelas X SMA Negeri 1 Singkawang tahun 2010 / 2011?
2.      Faktor-faktor apa saja yang menyebabkan siswa dan siswi kelas X SMA Negeri 1 Singkawang tahun 2010 / 2011 menggemari mata pelajaran tersebut?



BAB II
LANDASAN TEORI

Minat belajar adalah aspek psikologi seseorang yang menampakkan diri dalam beberapa gejala, seperti : gairah, keinginan, perasaan suka untuk melakukan proses perubahan tingkah laku melalui berbagai kegiatan yang meliputi mencari pengetahuan dan pengalaman, dengan kata lain, minat belajar itu adalah perhatian, rasa suka, ketertarikan seseorang (siswa) terhadap belajar yang ditunjukkan melalui keantusiasan, partisipasi dan keaktifan dalam belajar.

B.     Faktor-Faktor Mempengaruhi Minat Belajar 

Berhasil atau tidak seseorang dalam belajar disebabkan beberapa faktor-faktor yang mempengaruhi pencapaian hasil belajar.
Dibawah ini akan dikemukakan faktor-faktor yang mempengaruhi minat belajar tersebut.
a.       Faktor-faktor Intern :
1)      Faktor Biologis
2)     Faktor Kesehatan
Kesehatan jasmani dan rohani sangat besar pengaruhnya terhadap kemampuan belajar, bila seseorang kesehatannya terganggu misalkan sakit pilek, demam, pusing, batuk dan sebagainya, dapat mengakibatkan cepat lelah, tidak bergairah, dan tidak bersemangat untuk belajar.
3)      Faktor Psikologis
Faktor-faktor tersebut adalah :
(1)   Perhatian
Untuk mencapai hasil belajar yang baik, maka siswa harus mempunyai perhatian terhadap bahan yang dipelajarinya, jika bahan atau materi pelajaran tidak menjadi perhatian siswa, maka minat belajarpun rendah, jika begitu akan timbul kebosanan, siswa tidak bergairah belajar, dan bias jadi siswa tidak lagi suka belajar. Agar siswa berminat dalam belajar, usahakanlah bahan atau materi pelajaran selalu menarik perhatian, salah satunya usaha tersebut adalah dengan menggunakan variasi gaya mengajar yang sesuai dan tepat dengan materi pelajaran.

(2)   Kesiapan
Kesiapan adalah kesediaan untuk memberikan response atau bereaksi kesediaan itu timbul dalam diri seseorang dan juga berhubungan dengan kematangan, karena kematangan berarti kesiapan untuk melaksanakan kecakapan.

(3)   Bakat atau Intelegensi
Bakat adalah kemampuan untuk belajar. Kemampuan itu baru akan terealisasi menjadi kecakapan yang nyata sesudah belajar Bakat biasanya mempengaruhi belajar, jika bahan pelajaran yang dipelajari siswa sesuai dengan bakat, maka siswa akan
berminat terhadap pelajaran tersebut, begitu juga intelegensi, orang yang
memiliki intelegensi (IQ) tinggi, umumnya mudah belajar dan hasilnyapun
cenderung baik, sebaliknya jika seseorang yang “IQ” nya rendah akan mengalami
kesukaran dalam belajar.

b.      Faktor-faktor eksternal :
Faktor eksternal yang mempengaruhi minat belajar siswa adalah faktor keluarga, faktor sekolah dan faktor masyarakat.
  1. Faktor Keluarga
Minat belajar siswa bisa dipengaruhi oleh keluarga seperti cara orang tua mendidik, suasana rumah dan keadaan ekonomi keluarga. Akan diuraikan sebagai berikut.

(1)   Cara orang tua mendidik
Cara orang tua mendidik anaknya sangat besar pengaruhnya terhadap belajar anak. Keluarga adalah lembaga pendidikan yang pertama dan utama. Jika orang tua tidak memperhatikan pendidikan anaknya (acuh tak acuh terhadap belajar anaknya) seperti tidak mengatur waktu belajar, tidak melengkapi alat belajarnya dan tidak memperhatikan apakah anaknya belajar atau tidak, semua ini berpengaruh pada semangat belajar anaknya, bisa jadi anaknya tersebut malas dan tidak bersemangat belajar.
(2)   Suasana rumah
Suasana rumah adalah situasi atau kejadian-kejadian yang sering terjadi didalam keluarga, dimana anak berada dan belajar. Suasana rumah yang gaduh, ramai dan semrawut tidak memberiketenangan kepada anaknya yang belajar.  Akibatnya anak tidak semangat dan bosan belajar, karena terganggu oleh hal-hal tersebut. Untuk memberikan motivasi yang mendalam pada anak-anak perlu diciptakan suasana rumah yang tenang, tentram dan penuh kasih sayang supaya anak tersebut betah dirumah dan bisa berkonsentrasi dalam belajarnya.
(3)   Keadaan Ekonomi Keluarga
Dalam kegiatan belajar, seorang anak kadang-kadang memerlukan sarana prasarana atau fasilitas-fasilitas belajar seperti buku, alat-alat tulis dan sebagainya. Sehingga anak bisa mengerti dan tidak sampai mengganggu belajarnya.

  1. Faktor sekolah
Faktor sekolah yang mempengaruhi minat belajar siswa mencakup metode mengajar, kurikulum, pekerjaan rumah.
(1)   Metode mengajar
Metode mengajar adalah suatu cara yang harus dilalui dalam mengajar, metode mengajar ini mempengaruhi minat belajar siswa. Jika metode mengajar guru kurang baik dalam artian guru kurang menguasai materi-materi kurang persiapan, guru tidak menggunakan variasi dalam menyampaikan pelajaran alias monoton, semua ini bisa berpengaruh tidak baik bagi semangat belajar siswa. Oleh karena itu, untuk meningkatkan minat belajar siswa guru hendaknya menggunakan metode mengajar yang tepat, efesien dan efektif yakni dengan dilakukannya keterampilan variasi dalam menyampaikan materi.
(2)   Kurikulum
Kurikulum diartikan sebagai sejumlah kegiatan yang diberikan kepada siswa kegiatan itu sebagian besar adalah menyajikan bahan pelajaran. Bahan pelajaran yang seharusnya disajikan itu sesuai dengan kebutuhan bakat dan cita-cita siswa juga masyarakat setempat.


(3)   Pekerjaan rumah
Pekerjaan rumah yang terlalu banyak dibebankan oleh guru kepada murid untuk dikerjakan di rumah. Merupakan momok penghambat dalam kegiatan belajar, karena membuat siswa cepat bosan adalah belajar siswa tidak memiliki kesempatan untuk mengerjakan kegiatan yang lain. Untuk menghindari kebosanan tersebut guru janganlah terlalu banyak memberi tugas rumah (PR), berilah kesempatan siswa unuk melakukan kegiatan yang lain, agar siswa tidak merasa bosan dan lelah dengan belajar.

  1. Faktor masyarakat
Masyarakat juga berpengaruh terhadap minat belajar siswa, berikut ini beberapa faktor masyarakat yang mempengaruhi minat belajar siswa, yakni :
1)      Kegiatan dalam masyarakat
Disamping belajar, anak juga mempunyai kegiatan-kegiatan lain diluar sekolah, misalnya karang taruna, menari, olah raga dan lain sebagainya. Bila kegiatan-kegiatan tersebut dilakukan dengan berlebih-lebihan, bisa menurunkan semangat belajar siswa, karena anak sudah terlanjur senang dalam organisasi atau kegiatan dimasyarakat, dan perlu diingatkan tidak semua kegiatan dimasyarakat berdampak baik bagi anak.
2) Teman bergaul
Pengaruh-pengaruh dari teman bergaul siswa lebih cepat masuk dalam jiwa anak jika teman bergaulnya baik akan berpengaruh baik terhadap diri siswa, begitu juga sebaliknya. Jika teman bergaulnya jelek pasti mempengaruhi sifat yang jelek pada diri siswa. Seyogyanya orang tua memperhatikan pergaulan anak-anaknya, jangan sampai anaknya berteman dengan anak yang memiliki tingkah laku yang tidak diharapkan, usahakan agar siswa memiliki teman bergaul yang baik yang bisa memberikan semangat belajar yang baik.







BAB III
PROSES PENELITIAN

Penelitian ini dilakukan dengan cara menyebarkan angket kepada siswa dan siswi kelas X SMA Negeri 1 Singkawang tahun 2010 / 2011. Pengisian angket dilakukan dengan cara menjawab pertanyaan yang tersedia di dalam angket.
Responden yang terpilih adalah reponden yang memenuhi syarat, antara lain : siswa dan siswi kelas X SMA Negeri 1 Singkawang tahun 2010 / 2011.

A.    Lokasi Penelitian
Pengambilan lokasi responden dilakukan di lingkungan SMA Negeri 1 Singkawang yang melibatkan siswa dan siswi kelas X SMA Negeri 1 Singkawang tahun 2010 / 2011.

B.     Cara Pengambilan Data
Pengambilan data dilakukan melalui angket yang berisi pertanyaan dan dijawab oleh responden berdasarkan minatnya

C.    Cara Menganalisis Data
Analisis data diambil dilakukan dengan cara mengelompokkan responden berdasarkan mata pelajaran yang digemarinya. Pengelompokkan tersebut diperoleh dari hasil pertanyaan-pertanyaan angket. Kemudian, responden dikelompokkan lagi berdasarkan alasan yang diberikan









BAB IV
HASIL PENELITIAN

A.    Hasil Observasi
Responden : siswa dan siswi kelas X SMA Negeri 1 Singkawang tahun 2010 / 2011. Observasi dilakukan pada siang hari saat jam sekolah. Tujuan observasi ialah  :
a.       Mengetahui 5 mata pelajaran yang paling digemari oleh siswa dan siswi kelas X SMA Negeri 1 Singkawang tahun 2010 / 2011.
b.      Mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan siswa dan siswi kelas X SMA Negeri 1 Singkawang tahun 2010 / 2011 menggemari suatu mata pelajaran.

Adapun hasil observasi tersebut adalah sebagai berikut :
No
Mata Pelajaran yang digemari
Jumlah
Persentase
1
BIOLOGI
43
33,56 %
2
MATEMATIKA
21
16,54 %
3
BAHASA INGGRIS
9
7,09 %
4
KIMIA
8
6,3 %
5
TIK
8
6,3 %
6
SENI BUDAYA
8
6,3 %
7
SOSIOLOGI
7
5,51 %
8
BAHASA INDONESIA
5
3,94 %
9
PENJAS
5
3,94 %
10
SEJARAH
4
3,15 %
11
AGAMA ISLAM
3
2,37 %
12
EKONOMI
3
2,37 %
13
GEOGRAFI
2
1,57 %
14
FISIKA
1
1,06 %
JUMLAH
127
100 %

  1. Mata Pelajaran yang disukai
Mata pelajaran yang disukai siswa dan siswi SMAN 1 Singkawang berbeda-beda. Hal ini dipengaruhi oleh
a)      Materi yang disampaikan mudah dipahami dan tidak terlalu sulit.
b)      Sesuai dengan minat dan bakat siswa.
c)      Cara guru mengajar disenangi oleh siswa.
d)     Banyak melakukan praktek.

B.     Hasil Angket
a)      Pertanyaan angket ialah berdasarkan minat siswa dan siswi terhadap mata pelajaran yang digemarinya.

C.    Analisis Data
Pengelompokan jawaban dibagi menjadi 1 kelompok, yaitu kelompok A : kelompok berdasarkan mata pelajaran yang digemari sama.





BAB V
PEMBAHASAN

Berdasarkan penelitian yang diperoleh hasil bahwa mata pelajaran yang digemari siswa dan siswi kelas X SMAN 1 Singkawang. Hal ini berdasarkan pada:

A.    Hasil Observasi
Persentase 5 besar mata pelajaran yang digemari siswa dan siswi SMAN 1 Singkawang :
  • Biologi                        : 33,56 %
  • Matematika                 : 16,54 %
  • Bahasa Inggris                        : 7,09 %
  • Kimia                          : 6,3 %
  • TIK                             : 6,3%

B.     Hasil Angket
Para siswa dan siswi lebih banyak menyukai pelajaran Biologi, Matematika, Bahasa Inggris, Kimia dan TIK  dari beberapa mata pelajaran yang ada di SMAN 1 Singkawang.













BAB VI
SIMPULAN DAN SARAN
A.    Simpulan
Berdasarkan penelitian yang dilakukan diperoleh hasil sebagai berikut .
1.      Lima besar mata pelajaran yang digemari siswa dan siswi kelas X SMAN 1 Singkawang adalah Biologi, Matematika, Bahasa Inggris, dan Kimia.
2.      Faktor-faktor yang mempengaruhi siswa dan siswi kelas X SMAN 1 Singkawang menyukai suatu pelajaran ialah
·         Materi yang disampaikan mudah dipahami dan tidak terlalu sulit.
·         Sesuai dengan minat dan bakat siswa.
·         Cara guru mengajar disenangi oleh siswa.
·         Banyak melakukan praktek.
3.      Secara umum kaktor-faktor yang mempengaruhi siswa dan siswi menyukai suatu pelajaran atau minat belajar ialah :
  1. Faktor-faktor Intern :
·         Faktor Biologis
·         Faktor Kesehatan
·         Faktor Psikologis
  1. Faktor-faktor eksternal :
·         Faktor Keluarga
·         Faktor sekolah
·         Faktor masyarakat
·         Teman bergaul

B.     Saran
Berdasarkan penelitian yang dilakukan, peneliti menyarankan sebagai berikut .
1.      Untuk meningkatkan minat belajar siswa guru hendaknya menggunakan metode mengajar yang tepat, efesien dan efektif yakni dengan dilakukannya keterampilan variasi dalam menyampaikan materi.
2.      orang tua perlu memperhatikan kegiatan anak-anaknya, supaya jangan atau tidak hanyut dalam kegiatan-kegiatan yang tidak menunjang belajar anak. Jadi orang tua hendaknya membatasi kegiatan siswa dalam masyarakat agar tidak mengganggu belajarnya, dan orang tua juga mengikut sertakan siswa pada kegiatan yang mendukung semangat belajarnya seperti kursus bahasa Inggris, dan komputer.
3.      Bahan pelajaran yang seharusnya disajikan itu sesuai dengan kebutuhan bakat dan cita-cita siswa juga masyarakat setempat.
4.      Orang tua memperhatikan pergaulan anak-anaknya, jangan sampai anaknya berteman dengan anak yang memiliki tingkah laku yang tidak diharapkan, usahakan agar siswa memiliki teman bergaul yang baik yang bisa memberikan semangat belajar yang baik.
5.      Untuk memberikan motivasi yang mendalam pada anak-anak perlu diciptakan suasana rumah yang tenang, tentram dan penuh kasih sayang supaya anak tersebut betah dirumah dan bisa berkonsentrasi dalam belajarnya.

Selengkapnya →