Sabtu, 26 Februari 2011

PARAGRAF PERSUASIF

,
MAKALAH BAHASA INDONESIA

PARAGRAF PERSUASIF


DISUSUN OLEH :

ARDIGA RIZKI
DIAN APRIYANI
DJOKVOM
FIRSA MUNIQ
HABIB FANAR ASFAHANI
PUTRI NURHAYATI

KELAS

X C

Paragraf persuasif
1.   Pengertian paragraf
Paragraf persuasif merupakan paragraf yang bertujuan meyakinkan orang lain
bahwa pendapat penulis benar dan mengajaknya melakukan suatu tindakan atau mengatasi suatu persoalan.
            Persuasi selalu menggunakan kalimat yang mudah diterima, konkret, menggelitik dan merangsang emosi, tetapi tidak berlebih-lebihan.
            Bentuk-bentuk persuasi yang biasa kita kenal adalah iklan, selebaran, kampanye lisan, dan ceramah.
a)   Tiga syarat paragraph persuasi
ü  Watak dan kredibilitas harus percaya diri dan mampu meyakinkan pendapatnya itu kepada orang lain.
ü  Kemampuan pembicara mengendalikan emosi. Hal ini mendukung keputusan yang diambilnya.
ü  Diperlukan bukti-bukti yang meyakinkan untuk mendukung kebenarannya.

b)   Langkah menyusun persuasi:

*     Menentukan topik/tema
*     Merumuskan tujuan
*     Mengumpulkan data dari berbagai sumber
*     Menyusun kerangka karangan
*     Mengembangkan kerangka karangan menjadi karangan persuasi

c)    Ciri-ciri persuasi
*      Harus menimbulkan kepercayaan pendengar/pembacanya.
*      Bertolak atas pendirian bahwa pikiran manusia dapat diubah.
*      Harus menciptakan persesuaian melalui kepercayaan antara. pembicara/penulis dan yang diajak berbicara/pembaca.
*      Harus menghindari konflik agar kepercayaan tidak hilang dan tujuan tercapai.
*      Harus ada fakta dan data secukupnya.

d)    Yang tergolong kedalam persuasi
§  Bentuk pidato, misalnya propaganda, kampanye lisan, dan penjual jamu ditempat-tempat terbuka.
§  Bentuk tulisan berupa iklan dan selebaran.
§  Bentuk elektronik, misalnya iklan di televisi, bioskop, dan internet


e)    Dari segi ini, karangan persuasi dibagi menjadi empat macam, yaitu :
y       Persuasi politik
y       Persuasi pendidikan
y       Persuasi advertensi
y       Persuasi propaganda

2.   POLA PENGEMBANGAN PARAGRAF
Dalam paragraph persuasive pola perkembangannya dapat dikembangkan dengan metode-metode khusus. Yang bisa digunakan dalam mengembangkan paragraph  persuasive ,yaitu rasionalisasi,identifikasi,sugesti,konformitas,kompensasi,proyeksi, dan penggantian.
1.    Rasionalisme: proses penggunaan akal untuk memberikan suatu dasar pembenaran suatu masalah.contohnya: iklan sabun lifebuoy yang zatnya dapat membunuh kuman.
2.    Identifikasi:  penulis mengidentifikasi  diri sebagai pihak yang dekat,berpihak, dan memperjuangkan kepentingan pembaca.contohnya:kampanye yang pembicaranya mengidentifikasi diri sebagai pihak yang tertindas seperti pendengarnya.
3.    Sugesti: memengaruhi pembaca untuk menerima suatu keyakinan tanpa memberi suatu dasar kepercayaan yang logis.
4.    Konformitas: sikap mental untuk menyesuaikan diri dengan keadaan yang dialami pembaca. Metode ini mirip dengan identifikasi.  Perbedaannya, dalam identifikasi, penulis hanya menyampaikan beberapa hal yang diketahui dirinya dengan pembaca, sedangkan dalam konformitas penulis memperlihatkan bahwa dirinya mampu berbuat dan bertindak seperti pembaca.
5.    Kompensasi: penulis mendorong pembaca untuk melakukan tindakan lain sebagai pengganti atas kelemahannya atau keinginan yang gagal dicapai.
6.    Proyeksi: tekhnik menjadikan sesuatu yang awalnya adalah subjek menjadi objek.
7.    Penggantian: penulis berusaha meyakinkan pembaca untuk mengalihkan suatu objek atau tujuan tertentu ke tujuan lain.


3.     CONTOH-CONTOH  PARAGRAF PERSUASIF
Agar lebih mudah memahami paragaraf persuasife,berikut contoh paragraf persuasive.
Contoh:
*      Seperti di Indonesia banyak cita – cita yang menjadi buyar karena ditelikung atomisasi bangsa kedalam kepentingan inidividu, golongan, partai dan lain – lain. Pemerintah baru mau melangkah sudah di serimpung, bukan didukung mencari jalan keluar. Pemberatasan korupsi dikumandangkan sebagai pekerjaan luar biasa, tetapi pekerjaan polisi, jaksa,masih harus menghadapi dua kubu, yaitu koruptor dan bangsa sendiri. Akhirnya, yang menan para koruptor dan gengnya. Warisan dan pesan pendiri bangsa, seperti Soekarno dan Hatta, sudah jelas, tetapi belum dapat diselesaikan dengan baik.

*      Belakangan Negara kita mengalami bencana secara beruntun. Jumlah korban sangat banyak. Biasanya, kita membantu korban dengan menyumbang baju, mie instan, nasi bungkus atau Koran bekas. Namun kita tidak tahu apakah sudah tepat dan sesuai dengan kebutuhan korban. Jangan-jangan, bantuan kita malah merepotkan mereka atau sama sekali tidak digunakan. Waduh…., sia-sia dong!

Dan ini contoh-contoh tema atau topic paragraph persuasi     :
·         Katakan tidak pada NARKOBA,
·         Hemat energi demi generasi mendatang,
·         Hutan sahabat kita,
·         Hidup sehat tanpa rokok,
·         Membaca memperluas cakrawala.

2.     TUJUAN
            Ada empat tujuan dalam penulisan persuasi adalah           :
1.    Meyakinkan pembaca. Penulis berusaha meyakinkan pendapat yang sudah dimiliki pembaca sebelumnya.
2.    Memengaruhi pendapat pembaca. Penulis berusaha memengaruhi pembaca agar pandangan yang dimilikinya selama ini dipertimbangkannya kembali.
3.    Mengubah pendapat pembaca. Penulis berusaha agar pembaca mengubah pendapatnya dan mengikuti pendapat penulis.
4.    Mengajak bertindak. Penulis berusaha mengajak pembaca agar mau melakukan perbuatan seperti yang diinginkan penulis.


3
5.    PERBEDAAN ANTARA PARAGRAF PERSUASI DENGAN PARAGRAF YANG LAINNYA, YAITU DESKRIPSI, NARASI, EKSPOSISI, DAN  ARGUMENTASI.

PARAGRAF
PEBEDAAN
Persuasi
bertujuan mempengaruhi pembaca untuk berbuat sesuatu. Dalam persuasi pengarang mengharapkan adanya sikap motorik berupa perbuatan yang dilakukan oleh pembaca sesuai dengan yang dianjurkan penulis dalam karangannya.
Deskripsi
Karangan ini berisi gambaran mengenai suatu hal/keadaan sehingga pembaca seolah-olah melihat, mendengar, atau merasakan hal tersebut.
Narasi
Pada narasi terdapat peristiwa atau kejadian dalam satu urutan waktu. Di dalam kejadian itu ada pula tokoh yang menghadapi suatu konflik. Ketiga unsur berupa kejadian, tokoh, dan konflik merupakan unsur pokok sebuah narasi. Jika ketiga unsur itu bersatu, ketiga unsur itu disebut plot atau alur. Jadi, narasi adalah cerita yang dipaparkan berdasarkan plot atau alur.
Eksposisi
Karangan ini berisi uraian atau penjelasan tentang suatu topik dengan tujuan memberi informasi atau pengetahuan tambahan bagi pembaca. Untuk memperjelas uraian, dapat dilengkapi dengan grafik, gambar atau statistik. Sebagai catatan, tidak jarang eksposisi ditemukan hanya berisi uraian tentang langkah/cara/proses kerja. Eksposisi demikian lazim disebut paparan proses.
Argumentasi
Karangan ini bertujuan membuktikan kebenaran suatu pendapat/kesimpulan dengan data/fakta sebagai alasan/bukti. Dalam argumentasi pengarang mengharapkan pembenaran pendapatnya dari pembaca. Adanya unsur opini dan data, juga fakta atau alasan sebagai penyokong opini tersebut.


KATA PENGANTAR

            Puji syukur kehadiran Tuhan Yang Maha Esa karena berkat dan rahmatnya kami kelompok 5 dapat menyelesaikan makalah bahasa Indonesia ini dengan tepat waktu dengan judul “MAKALAH BAHASA INDONESIA TENTANG PARAGRAF PERSUASI”.
            Kami menyadari bahwa dalam penulisan makalah ini masih dapat kekurangan, untuk itu saran dan kritikan yang bersifat membangun demi kesempurnaan makalah ini sangat kami butuhkan.
            Demikian hal yang dapat kami sampaikan, atas bantuannya terima kasih!


                                                                        Singkawang, 12 september 2009

                                                                       
                                                                                                penulis




                                                                                        


DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR…………………………………………………..i
DAFTAR ISI…………………………………………………………………ii
PENDAHULUAN…………………………………………………………iii
BAB 1. Pengertian paragraph persuasi…………………………………………….1
a)    Syarat-syarat paragraph persuasi
b)    Langkah-langkah penulisan paragraph persuasi
c)    Ciri-ciri paragraph persuasi
d)    Golongan paragraph persuasi

BAB 2. Pola perkembangan paragraph persuasi…………………………………2
a)    Golongan paragraph persuasi
BAB 3. Contoh tema paragraph persuasi………………………………………….3
a)    Tujuan penulisan paragraph persuasi
b)    Contoh-contoh paragraph persuasi
BAB 4. Perbedaan paragraph persuasi dengan paragraph lainnya seperti narasi, deskriptif, naratif dan argumentasi…………………………………………..4
BAB 4. Kesimpulan…………………………………………………………………..5
BAB 5. Penutup……………………………………………………………………….6
BAB 6. Daftar pustaka………………………………………………………………7
ii
PENDAHULUAN
Karangan adalah bentuk tulisan yang mengungkapkan pikiran dan perasaan menulis atau pengarang dalam kesatuan yang utuh. Dalam menulis karangan diperlukan berpikir. Mengetahui syarat-syarat suatu karangan agar dapat menulis sebuah karangan yang baik dan benar.
          Pada makalah ini kami akan membahas tentang apakah paragraph persuasi itu. Dan syarat-syarat, contoh-contoh, jenis-jenis serta kesimpulan dari paragraph persuasi itu sendiri.









                                                                               








iii
KESIMPULAN

Persuasi merupakan Karangan yang berisi ajakan kepada pembaca dengan menyampaikan alasan, contoh, dan bukti yang meyakinkan sehingga pembaca membenarkannya dan bersedia melaksanakan ajakan hal-hal yang baik demi kepentingan masyarakat banyak.
Karangan persuasi dibagi menjadi empat macam, yaitu :
1. Persuasi politik
2. Persuasi pendidikan
3. Persuasi advertensi
4. Persuasi propaganda











                                                                        



5
PENUTUP

Dengan penjelasan di atas semoga kita dapat lebih memahami lagi tentang paragraph persuasi serta paragraph lainnya. Dapat membedakan mana yang paragraph persuasi dengan lainnya. Semoga memberimu wawasan lebih banyak lagi tentang dunia bahasa Indonesia.
Kami mohon maaf apabila ada kata-kata yang kurang tepat dalam penyusunan kalimat.
Atas perhatian dan kerja samanya kami ucapkan terima kasih!










                                                                                     









6
DAFTAR PUSTAKA
v  Wikipedia.com (paragraph persuasi)
v  Google.com (makalah bahasa Indonesia)
v   












                                                                                   










7

0 komentar to “PARAGRAF PERSUASIF”

Poskan Komentar